Jumat, 22 Juli 2011

Hari Ini Milik Anda

Assalamu'alaikum......
   Jika kamu berada di pagi hari, Janganlah menunggu sore hari. Hari inilah yang akan anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan besok hari yang belum tentu datang. Hari ini matahari menyinari anda, dan siangnya tentu menyapa anda inilah hari Anda.

   Umur anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup anda hanya hari ini, atau seakan-akan anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup anda tidak akan tercabik-cabik di antara gumpalan keresahan, kesedihan, dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dana acap kali menakutkan.
   Pada hari ini pula, sebaiknya anda mencurahkan seluruh perhatian kepedulian dan kerja keras. Dan  pada hari ini lah, anda harus bertekad mempersembahkan kualitas shalat yang paling khusyu', bacaan al-qura'an yang syarat dengan tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan, dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga, serta perbuatan baik terhadap sesama.
    Pada hari dimana anda hidup saat inilah sebaiknya anda membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-bayaknya pada hari ini, Dan persembahkanlah sesuatu yangpaling indah untuk hari ini. Ber-Istighfar-lah sebanyak-banyaknya atas semua dosa-dosa, ingatlah selalu kepada allah, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan! Terimalah rezeki, isteri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan jbatan anda setiap hari dengan penuh keridhoan.

qaala yaa muusaa innii isthafaytuka 'alaa alnnaasi birisaalaatii wabikalaamii fakhudz maa aataytuka wakun mina alsysyaakiriina
Allah berfirman: "Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dan manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur." (QS.Al-A'raf:144)
   Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian, dan kebencian. Jangan lupa, hendaklah goreskan pada dinidng hati anda satu kalimat (bila perlu anda tulis pula di atas meja kerja anda): Hari mu adalah hari ini. Yakni, bila hari ini anda dapat memakan nasi hangat yang harum baunya, maka nasi basi yang telah anda makan kemarin atau nasi hangat esok hari yang belum tentu ada itu akan merugikan anda.
   Jika anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa anda harus bersedih atas air asin yang anda minum kemarin? Jika anda percaya pada diri anda sendiri, serta memilki semangat, tekad yang kuat, anda akan menundukan diri untuk berpegang pada prinsip: Aku akan hidup hari ini. Prinsip ini akan menyibukkan anda setiap detik, menit, dan jam. selalu memperbaiki keadaan, dan mensucikan setiap amalan.
  Dan, itu akan membuat anda berkata dalam hati, "Hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja. Tak terucap kotor dan jorok yang menjijikkan, tidak akan pernah mencela, menghardik dan juga membicarakan kejelekan orang lain. Hanya hari ini aku berkesempatan menertibkan rumah dan kantor agar tidak semrawut dan berantakan. Dan karena hari ini saja aku akan hidup, maka aku akan memperhatikan kebersihan tubuhku, kerapian penampilanku, kebaikan tutur kata dan tindak tandukku."
   Karena nhanya kan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, mengerjakan shalat sesempurna mungkin membekali diri dengan shalat-shalat sunnah nafilah. berpegang teguh pada al-Qur'an mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat.
  Aku Hanay akan hidup hari ini, maka aku ucapkan " Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Dan kamu tak akan pernah melihatku termenung sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi."
    "Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban. Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum di ciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan."
    "Hari ini milik anda", adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kebahagiaan". Kamus bagi mereka yang mnginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.

Wasslamu'alaikum......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Pengikut