Selasa, 02 Agustus 2011

Azab Bagi Kecongkakan dan Kemurtadan

Assalamu'alaikum...
Alhamdulillah bisa menulis lagi artikel-artikel tentang kisah-kisah perjuangan para sahabat Rasul, nah kali ini saya akan menulis tentang  kesombongan seorang yang kaya raya, yang di azab oleh Allah Penasaran dengan ceritanya yukk baca sampai selesai...
   Sebagaimana dikisahkan dalam Al-qur'an surat Qashash ayat 76-82, tentang seorang yang kaya raya, tetapi kemudian di azab Allah karena kesombongan pada hartanya.
   Qorun adalah saudara dekat dengan Nabi Musa, mereka masih saudara sepupu. pada mulanya ia adalah seorang yang miskin, namun sangat tekun beribadah. Nabi Musa sangat kasihan dan prihatin, maka diberinya Qorun ilmu kimia, sehingga ia memiliki keahlian dalam mengolah emas. Dengan kepandaiannya itulah akhirnya Qorun yang sebelumnya miskin menjadi kaya.
    Sayangnya, setelah kaya Qorun menjadi sombong dan lupa diri, ia sekarang tak mau lagi mengeluarkan zakat bagi fakir miskin. Bahkan sebagai orang kaya, ia berlagak seperti seorang raja yang lengkap dengan pengawal dan pelayannya.
   Ia mempunyai gudang-gudang berisi harta benda yang tak terbilang banyaknya. Setiap hari Qorun memeriksa gudangnya satu persatu di iringi budak-budaknya yang masing-masing membawa beban berupa anak kunci yang tak terhitung jumlahnya. "Sungguh aku orang yang paling beruntung di dunia ini. Pada masa kini tak seorang pun dapat menyamai kekayaanku. Semua itu ku dapat dari ilmu dan kepintaranku!" kata Qorun dengan sombon, ketika memamerkan kekayaan di depan umum.
    "Hai Qorun! Carilah kekayaan sebanyak-banyaknya, tapi ingatlah hidupmu di akherat nanti!" kata sahabatnya mengingatkan."Ah, kalian mengatakan Tuhan Allahmu itu ?" sahut Qorun sinis. "Mengapa semudah itu kalian dapat dibohongi oleh musa? belaka. Di dunia ini hanya satu yang berkuasa, yaitu yang mulia Tuhan Raja Fir'aun! ikutlah seperti diriku. Aku hanya beriman kepada Tuhan Raja Fir'aun. itu sebabnya aku diberi surga, berupa kekayaan melimpah"
   "Qorun kemudian berlalu tanpa menghiraukan orang-orang yang menasehatinya. Mendengar bahwa Qorun semakin ingkar, Nabi Musa datang menemuinya, Beliau disambut dengan ramah oleh Qorun. "Selamat datang wahai saudaraku, anak pamanku!" sambut Qorun. "Apa kabarmu, wahai Musa? Berita apakah yang engkau bawa?"
   "Ada yang ingin ku tanyakan, yaitu tentang sikapmu akhir-akhir ini," Jawab nabi Musa. "Aku mendengar kabar bahwa engkau sudah tak beriman lagi kepada Allah. Engkau telah ingkar kepada Allah. Bahkan kini kau telah menyembah-nyembah Fir'aun! Kau juga telah menyombongkan hartamu bahwa hartamu itu kau dapatkan karena imanmu kepada Fir'aun!"
   "Ah itu cuma fitnah keji dari orang-orang yang merasa iri dengan kekayaanku! percayalah, Hai Musa saudaraku. Aku masih tetap beriman dan menyembah kepada Allah!"
   "Maha suci Allah. jangan sekali-kali kau ingkar. sesungguhnya Allah telah banyak menimpakan siksaan kepada orang-orang yang mendustakan-NYA!"
   Banyak sekali nasehat-nasehat yang disampaikan Nabi Musa kepada Qorun. Namun Di bibir Qorun lain pula hatinya, yang telah berjalan dan berpijak pada kemunafikan."Sebenarnya Musa itulah yang menyombongkan diri." kata Qorun dalam hati. ":Dia mengaku sebagai utusan Tuhan aku tahu maksudnya, dia hendak mencari kekuasaan dengan cara yang mudah! Pada suatu saat nanti, pasti orang-orang akan di suruh menyembah dirinya!"
   Hari demi hari, kelakuan Qorun semakin menggila. jadilah ia lintah darat yang tak tanggung-tanggung, ia meminjamkan uang dengan mengambil bunga yang sangat tinggi dan berlipat ganda. tak peduli miskin atau kaya, semua diperas dan di cekik lehernya. Barang siapa yang tidak sanggup melunasi hutangnya, akan disita semua barang milik nya termasuk kebun, sawah, ladang, bahkan orang itu dijadikan budak jika tak mempunyai apa-apa. Sering kali Qorun berbuat aniaya terhadap semua orang termasuk orang miskin yang sengsara.
     Dengan  demikian bertambah lah kekayaan Qorun. ia semakin sombong dan sewenang-wenang.semakin besarlah kedurhakaannya terhadap Allah, Nabi Musa semakin sedih mendengar berita tersebut dan kecewa atas perilaku sepupunya. Dengan tidak bosan-bosannya Nabi Musa menasehati Qorun, namun Qorun tak pernah menggubrisnya. kesombongan dan kedurhakaan kepada Allah semakin hebat. Seringkali ia turun ke jalan mengadakan suatu pawai besar, mamamerkan harta kekayaan dan kesenangan hidupnya, wanita-wanita peliharaanya, yang semua memakai perhiasan emas permata. tak lupa ratusan budaknya ikut dalam pawai itu.
     Meskipun kesombongan dan kemurtadan Qorun makin hari semakin tak karuan, Nabi Musa tetap sabar untuk menasehatinya. sama seperti biasanya nasehat tak pernah ditanggapi oleh Qorun, diaanggapnya Nabi Musa merasa iri dengan apa yang dia miliki. Dan juga nabi Musa diaanggap duri dalam kehidupannya. Maka Qorun berusaha dengan bermacam tipu daya untuk menjelekkan nama baiknya.
   Pada suatu hari Qorun memanggil seorang pelacur. Diberinya upah besar apabila berhasil mengaku di depan umum, bahwa ia telah berzina dengan nabi Musa. Maka pada suatu hari raya Qorun mengumpulkan orang-orang dari segala penjuru kota untuk menghadiri rapat besar. Dimana dikatakan bahwa nabi Musa akan berdakwah dan memberi nasehat. Ketika semuanya sudah berkumpul, mulailah nabi Musa memberi nasehat, "Barang siapa mencuri akan kami potong tangannya!" ucap nabi Musa lantang, "dan barang siapa berzina, kami rajam dia!"
   Tiba-tiba Qorun  maju kedepan memotong pidato nabi Musa. "Sekali pun begitu engkau harus di rajam atau dilempari batu!Bani Isroil menuduhmu telah berzina dengan seorang pelacur" teriak Qorun. Mendengar apa yang diucapkan Qorun, nabi Musa bagai disambar petir, ia hanya menyebut nama Allah.
   Perempuan itu dipanggil dan dihadapkan nabi Musa disaksikan orang banyak perempuan itu berkat :
"Engkau bersih dan bebas dari apa yang mereka tuduhkan padamu, nabi Musa. Sesungguhnya Qorun telah memberiku seribu dinar untuk melancarkan tuduhan keji arau fitnah ini kepadamu. Meskipun selama ini perbuatanku kurang terpuji, tapi aku takut kepada Allah untuk melakukan perbuatan jahat itu kepadaMu!"
    Mendengar ucapan perempuan pelacur, seketika lemaslah tubuh nabi Musa, beliau menangis dan berdoa :
"Ya Allah, jika benar aku ini Nabi-MU, maka tolonglah hambamu ini." maka turunlah wahyu Allah  "Hai, Musa! kami telah jadikan bumi ini tunduk pada perintahmu, maka perintahkanlah sesukamu!"
 Nabi Musa kemudian memperingatkan Qorun.
"Bertobat dan minta ampunlah kepada Allah, sebelum azab datang menimpamu!"
     "Aku tidak percaya kepada tuhan Allah! Aku tidak takut dengan azab itu! Semua itu bohong!" jawab Qorun dengan sengit.
Nabi Musa kemudian berseru dengan lantang kepada kaumnya :
"Barang siapa bersama Qorun, tetaplah ditempatnya! dan barang siapa bersamaku, hendaklah meninggalkan tempat ini!"
     Orang-orang yang beriman kepada nabi musa segera berbondong-bondong meninggalkan tempat itu. Sedangkan  Qorun dan para pengikutnya yang sedikit masih berdiri di tempat itu dengan sikap sombong. "Dengan nama Allah hai bumi telanlah Qorun dan pengikutnya serta semua hartanya!" Teriak nabi Musa, dan kemudian menghentakkan tongkat mukzizatnya keatas tanah. tiba-tiba tanah membelah. Qorun dan pengikutnya terbenam kedalam tanah hilang untuk selamanya. Bersamaan dengan itu terbenamlah pula harat benda yang dimilki Qorun ke dasar bumi.
   Dengan itu tamatlah riwayat Qorun dan segala pengikutnya, harta bendanya tidak ada seorang pun yang tersisa, sebagaimana di sebutkan dalam Al-Qur'an :"Maka kami benamkan Qorun beserta rumahnya kedalam bumi. Tidak ada baginya suatu golongan pun yang bisa menolongnya terhadap azab Allah, dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).
   Marilah kita tundukan kepala sejenak untuk merenung apakah kita sama dengan kisah diatas, apabila sama maka segelah bertobat sesungguhnya Allah maha menerima tobat dan maha pengampun, tak perlu disombongkan di dunia ini, semua yang kita miliki akan kembali kepada Allah dan tempat sebaik-baiknya untuk kembali adalah Allah.
Kapan-kapan saya akan lanjutin lagi nulis artikel yang lebih heboh dari pada ini.
go succes
Wassalamu'alaikum....

3 komentar:

  1. astagfirullha hal adzim, ane masih ada rasa congkak nih Mas, artikel ini sendiri ane khususkan untuk muhasabah diri ane, syukron atas artikelnya Mas, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. O iya, ane sudah follow blog sobat nih, jika berkenan, follback ke blog ane ya, ane tunggu.... Happy blogging

    BalasHapus
  3. Blog yang saya cintai, artikelnya penuh makna dan banyak mengandung hikmah, saya mengikuti (follow) pada urutan ke 4 kawan, saya mohon sahabat follow kembali di blog saya, jangan lupa ditunggu suport dan komentar kawan
    terima kasih
    salam penyuluhan
    http://penyuluhpi.blogspot.com/2012/03/sistem-penyuluhan.html

    BalasHapus

Entri Populer

Pengikut