Minggu, 10 Juli 2011

Pikirkan dan Syukurilah

Assalamu'alaikum....
Siang ini mendung mau pergi males , daripada gak ada kegiatan posting blog aja sambil ngecek bisnis-ol ane, Ohya... bagi kalian yang ingin uang tambahan bisa klik disini ,pasti gak nyesel atau ikuti aja di kumpulan bisnis online.
Pikirkan dan syukuri artinya, ingatlah setiap nikmat yang allah anugerahkan kepada Anda. Karena Dia ttelah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga kebawah ke-2 telapak kaki.
waaataakum min kulli maa sa-altumuuhu wa-in ta'udduu ni'mata allaahi laa tuhsuuhaa inna al-insaana lazhaluumun kaffaarun

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni'mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (ni'mat Allah). QS. Ibrahim: 34

Kesehatan badan, keamanan  negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki sunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan tetap tak pernah mengetahuinya.




alam taraw anna allaaha sakhkhara lakum maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wa-asbagha 'alaykum ni'amahu zhaahiratan wabaathinatan wamina alnnaasi man yujaadilu fii allaahi bighayri 'ilmin walaa hudan walaa kitaabin muniirin

Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu ni'mat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan. QS. Al-Luqman: 20


Anda memiliki ke-2 mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan, dan dua kaki. Apakah anda mengira bahwa, berjalan dengan ke-2 kaki tu sesuatu yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan-jalan terus menerus? Apakah anda mengira bahwa berdiri tegak di atas ked-2 betis itu sesuatu yang sangat mudah, sedang ke-2nya bisa saja tidak kuat dan patah?

Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika sanak saudara di sekitar anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Pernahkah anda merasa nista manakala dapat menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di sekitar anda tidak bisa makan an minum karena sakit?
Coba pkirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya Allah menjauhkan anda dari kesulitan. Coba renungkan dan raba kembali mata anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit anda yang terbebas dari penyakit kulit. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.

Adakah anda ingin menukar mata anda dengan emas sebesar gunung Uhud,  Atau menjual pendengaran anda seharga perak satu bukit, Apakah anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah anda, hingga anda bisu? Maukah anda menukar kedua tangan anda dengan untaian mutiara,sementara anda buntung?


Begitulah, sebenarnya anda berada kenikmatan tiada tara dan kesempurnaan tubuh, tetapi anda tidak menyadarinya. Anda tetap tidak menyadarinya. Anda tetap merasa resah, suntuk, sedih, dan gelisah, meskipun masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berkarya. 


Anda acapkali memkirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga andapun luoa mensyukuri yang sudah ada. jiwa anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya anda masih memegang kunci kebahagiaan, memlilki jembatan pengantar kebahagiaan, karunia, kenikmatan, Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga rumah, pekerjaan, kesehatan,dll. Dan pikirkan kemudian Syukurilah...

wafii anfusikum afalaa tubshiruuna

dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? QS.Adz-Dzariyat: 21











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Pengikut